Being Grown Up
Menjadi orang dewasa. Wah.. tak kusangka akan seperti ini, diri semakin menyadari bahwa banyak sekali hal yang akan dipertimbangkan, perasaan, pemikiran, bertingkah laku dan ber-tatakrama. Memiliki cinta dalam setiap jalan menuju kedewasaan sangatlah berarti, atau mungkin tanpa cinta pun dapat menyadarkan bahwa diri ini tak dapat bergantung pada apapun di dunia ini, kecuali Tuhan. Namun, ada kala nya manusia selalu bergerak malas, atau bahkan malah menghambat dirinya sendiri menuju kearah kemajuan.. hal ini yang membuat semua terasa sulit, padahal jika dapat menjalankan sesuai waktu dan tempat, semua akan baik-baik saja. Permasalahan memang akan jadi batu loncatan dalam hidup ini, namun dapatkan bertahan pada masalah tersebut? dapatkan memecahkannya? itu kembali menjadi masalah pribadi.
Ya, ini adalah hal yang semua orang pasti tahu, tapi asalkan saja ini tidak dibicarakan hanya akan menumpuk dipikiranku tanpa aku sadari dan kemudian akan menghilang begitu saja. itulah yang disebut sebagai menyampaikan opini. membagikan apa yang ada didalam pikiran kita selama ini. Namun, dalam beropini pun harus hati-hati, tak bisa kita ungkapkan seluruhnya melalui orang-orang atau media lainnya. Ada momennya kita harus simpan itu semua dalam diri, that's why aku bilang diawal tadi kalau cinta itu memang dibutuhkan.
Ya, cinta bukan berasal darimana-mana melainkan keluarga. Itu sudah cukup. Setidaknya orang yang dapat dipercaya adalah keluarga. Bersyukurlah kalian yang keluarganya masih utuh ibu, bapak, kakak, adik, nenek, kakek. Ya jelas bersyukurlah. Bahwa dunia juga tidak ada yang tahu mengenai usia kita disini, namun selagi keluarga kita masih ada mari kita sayangi sebelum semua berlalu.
Betaubatlah. Itu juga penting.
Kemudian, beribadah dan berbuat baik. Ingat tujuan kita di dunia adalah beribadah. Ibadah tidak hanya berarti sholat, mengaji, tapi mengamalkan semua ibadah tersebut. Belajar, adalah beribadah. Dari belajar ada hal yang bermanfaat, dari guru-dosen-menuju murid-mahasiswanya, jika kita dapat mengamalkannya dan menjadikannya bermanfaat bagi orang banyak? tidakkah akan menghasilkan pahala yang baik dan bermanfaat? ibadah bukan? Senang rasanya bila aku dapat melakukan hal itu.
entah apa yang aku tulis, sepertinya adalah kegundahan hati saat ini. Hari dan hati belakangan ini sedang bimbang, entah apa yang dirasakan, entah kehilangan arah, atau memang situasinya sangat tidak mendukung. Otak, dan seluruhnya menjadi berantakan dan tak teratur.
Banyak sekali opini yang ingin kutuliskan...
Boleh kah ku menuliskan yang lain? hehe
Jadi, menjadi orang dewasa itu cukup menyenangkan sepertinya, mengurus dirinya sendiri dengan baik, memanage dirinya sendiri, waktunya, kegiatannya, bekerja, bersantai, menikmati beberapa hal, berpusing-pusing ria dengan pekerjaan, berhitung, dan menanggung jawab diri sendiri. Itu yang kurasakan mengenai berubah menjadi dewasa saat ini. Masih berhubungan dengan menjadi dewasa sih, tapi ya ini dia problemnya. :')
ada kala nya berpikir bahwa "beranjak dewasa mengerikan!" bila dilihat dari sisi-sisi yang sulit, namun akan menjadi "beranjak dewasa memang seperti ini, kita hatus dapat mengaturnya dan menjadikannya bahagia". Begitulah seharusnya melihat pendewasaan dari sisi yang positif. Bagaimana bertahan hidup dengan baik? ya itu kembali lagi ke ilmu-ilmu agama.
Aku pernah membaca, bahwa manusia pada dasarnya adalah mahluk yang gelisah, tidak tenang. Maka dari itu Allah memberikan kita tujuan hidup di dunia ini untuk beribadah, sholat agar mendapatkan ketenangan hidup, mendapatkan kedamaian.. begitulah seharusnya. Ya, memang sudah seharusnya begitu. Manusia...
mengapa kau begitu ?
The other side
Lain lagi, setelah beranjak dewasa, menjadi dewasa dan sudah memikirkan bagaimana menjadi lebih dewasa lagi dan sudah akan menuju jenjang yang lebih serius. Ya, memang ini ibadah tapi juga tanggungan yang cukup besar. yaitu menikah. Menikah dan semakin besar lagi tanggungan memiliki keturunan. Wah jauh ya. Banyak orang yang mungkin juga sebenarnya sudah menginginkan hal ini, tapi bagi beberapa orang juga hal ini sangatlah sulit. termasuk aku.
Ya, terlalu jauh sih untuk membicarakan hal ini, saat aku terpikirkan tiba-tiba mengenai hal ini, aku menjadi kembali berpikir bagaimana dulu kehidupan orang tuaku. Orang tuaku, Ibu dan ayahku, bagaimana mereka membesarkanku, sampai kalau aku sadar.. bahwa saat ini aku sudah akan beranjak dewasa. Aku sedih, terkadang, ya haha. sebelumnya berpikir bahwa menjadi dewasa menyenangkan bila dilihat dari sisi positif, tapi jika melihat kebelakang, melihat orang tua, bahwa mereka sudah lama membesarkan anak-anaknya, apa yang sudah aku perbuat untuk orang tua ku? Entah sampai saat ini aku masih merasa sangat buruk dan belum bergerak ke arah yang lebih baik. Tolong aku, entah aku bisa meminta tolong kesiapa lagi, Kecuali kepada Allah SWT. Namun, sampai saat ini aku masih tidak melakukan hal yang baik, aku terlalu lama dalam melakukan apapun. Aku takut aku gagal dan menjalankan tugas-tugasku selama aku disini.
Aku benar-benar berantakan. Tolong aku harus apa. Aku ingin kembali semangat dalam meniti kehidupan yang berharga ini...
Bersyukurlah untuk kalian yang masih lebih baik daripada aku, aku berharap aku dan keluarga ku selalu diberikan keteguhan dalam hati ini untuk bertahan dalam segala batu loncatan yang akan kami hadapi... ketegaran hati dan kegigihan untuk berada di Jalan-Mu ya Allah.. Aamiin..
Comments
Post a Comment