That's What Family's Do
Belakangan ini aku sering merasakan keberadaan sebuah keluarga, meskipun sebenarnya itu bukanlah keluargaku. Keluarga, apa sih artinya? Dulu aku sempat merasakan arti keluarga.. Aku sangat bersyukur dapat merasakan kehangatan sebuah keluarga, meskipun kata kakak ku hidup kita dulu tidak semakmur saat ini. Well, dulu aku sangat menikmati masa kecilku. Aku ingat saat dimarahi ibu, berkumpul bersama ibu, membantu ibu, tertawa dan bercanda bersama ibu, sampai bagaimana aku dibangunkan ibu dipagi hari sebelum berangkat sekolah. Setelah aku sadari, saat ini usia ku sudah menuju dewasa, dan sudah seharusnya aku bisa melakukan banyak hal sendiri. Tapi.. ya bukan berarti aku harus ditinggalkan ibuku :') Ada saat dimana aku juga tetap membutuhkan ibuku :')
Ada perasaan sedih yang terselip disetiap hari - hariku.. Tapi mau bagaimana lagi :')
Aku memiliki kerabat di kosan ku saat ini, lebih tepatnya penjaga kos ku. Mereka sekeluarga, ada ibunya, ayahnya, dan dua orang anak. Setiap menuju malam, mereka berkumpul di ruang makan mereka dan berkumpul bersama sambil menonton tv. Ibunya yang menyiapkan makan untuk mereka, suasana terasa sangat hangat. Aku sangat merindukan momen momen bersama keluargaku :')
Di momen lain, aku memiliki saudara, Paman dan bibiku dari keluarga ayahku. Mereka juga sama, ayahnya, ibunya, dan dua orang anak. Bedanya anak anaknya sudah dewasa dan sudah besar. Tapi bagaimana ibunya (bibi ku) sangat mengerti anak - anaknya, dekat dan sering bercengkrama dengan anak - anaknya juga mengingatkan aku dengan ibuku :') Bagaimana ibuku dulu sering menasihatiku dan kakak ku, bagaimana ibuku saat mengajak kami berkumpul bersama, berbicara bersama, aku sangat merindukan ibuku :')
Aku merasa bersyukur, setidaknya disekitarku aku masih bisa melihat kebahagiaan keluarga yang lain seperti yang pernah aku alami dahulu, meskipun aku sadar saat ini keluargaku sudah tak lagi sama :') Aku hanya punya kakak ku dan ayahku. Aku merasa masih ingin memiliki kehangatan keluarga seperti yang pernah kurasakan dulu, tapi sepertinya sudah cukup sulit untuk mengumpulkan orang dewasa dengan urusannya masing-masing dan berkumpul seperti sedia kala. it such a hard thing.
In the other side, ada salah satu temanku yang memiliki keluarga, bagaimana dia(temanku) berbicara pada adiknya dengan kata - kata yang cukup kasar meskipun sebenarnya dia tidak bermaksud untuk menjelek - jelekkanya, tapi terkadang perkataan seperti itu sangat berkebalikan dengan keluargaku duluu. Dulu kalau ada ibu, tidak ada yang berani untuk berkata kasar. hihi. Bisa - bisa remote dilempar :p
Tapi dirumah temanku itu, seperti sudah biasa untuk berkata begitu, dan berbicara dengan nada tinggi, entah dari kakaknya, ibunya, adik - adiknya bahkan temanku. Terkadang ketika mendengarnya berbicara dengan keluarganya, membuatku terkejut atau sedikit membawa aura negatif.. terdengar sedih, tapi ya mau bagaimana lagi.. setiap keluarga punya ciri nya masing - masing.
Maka dari itu, aku sangat bersyukur masih ada keluarga disekitarku yang sangat mengingatkan ku pada kehidupan ku dulu, bahkan aku masih bisa ikut merasakan kehangatan mereka :')
Terima kasih ya Allah, Engkau memberikan hamba kebahagiaan di hati ini. Semoga Engkau memberikan mereka kesehatan dan umur panjang.. Semoga mereka bisa memberikan kebahagiaan mereka kepada orang orang disekitar... Aamiin..
Comments
Post a Comment